PAGE

Selasa, 12 Mei 2015

TAMAN NASIONAL BALURAN Africa Van Java, Banyuwangi JAWA TIMUR



TAMAN NASIONAL BALURAN
Africa Van Java

Taman Nasional Baluran atau sering di sama-samakan dengan Africa, yah sering di samakan dengan africa karena padang savana nya dan hewan liar yang hidup di sana. Taman Nasional Baluran terletak di ujung Timur kota Banyuwangi, tempat ini sebagian besar terdiri dari savana yang terbuka. Di sini kita dapat melihat satwa liar secara langsung seperti kerbau jawa yang sering disebut “banteng” , kancil, kijang, burung merak, jumlah hewan yang ada yaitu mencapai 26 species hewan yang ada seperti Banteng(Bos Javanicus Javanicus), Kerbau liar(Bubalus bubalis), rusa, kancil, macan tutul, ular cobra putih,dll. Tidak hanya hewan yang terdapat di tempat ini, di sini juga terdapat 444 jenis pohon, beberapa yang unik untuk daerah seperti widoro bukol (Ziziphus rotundifoia), mimba (Azadirachta indica), dan plang (Acacia leucophloea) tanaman ini mampu beradaptasi dengan lingkungan yang kering. Tidak cuman itu di sini juga terdapat 155 jenis burung seperti layang-layang api langka, unggas hutan merah, kangkareng, burung enggang, tuwuk atau tuwur asia, burung merak, bangau dan lain sebagainya.
Ketika anda mengunjungi Baluran selama musim hujan, anda akan menemukan kubangan air yang cukup besar, dan biasanya para banteng dan hewan lain akan keluar dan minum di kubangan tersebut. Namun akhir-akhir ini banteng lebih sering mengembara di hutan dari pada muncul di padang savana. Tapi jangan khawatir jika kita berkunjung di tempat ini kita masih bisa menyaksikan kawanan kijang dan kancil mengembara di padang savana, tidak cuman itu di dekat cotage sabana bekol dan bama beach terdapat banyak sekali kera-kera liar, juga di evergreen anda akan di sambut oleh burung merak dan ayam hutan.
Perjalanan saya ke Baluran pada waktu itu saya mulai dari Kota Banyuwangi setelah turun dari Gunung Ijen, tepatnya pada hari Senin tanggal  15 Desember 2014. Untuk menghemat biaya kita menggunakan angkutan umum, alias kita carter angkot. Satu Angkot PP/Rp.400.000,- sudah termasuk keliling Baluran dan keliling kota Banyuwangi. Biaya masuk Taman Nasional Rp.5000,00/orang.
Kami semua sangatlah antusias untuk datang ke tempat ini, maklum baru pertama kali. Sesudah membayar retribusi masuk kita langsung memasuki Taman Nasional Baluran, pertama kita masuk Evergreen. Yah sesuai namanya kanan kiri kita pohon hijau yang indah, sepanjang jalan kita di suguhi pemandangan yang sangat indah tak cuman itu baru memasuki kawasan Evergreen kita disambut oleh seekor burung merak cantik yang melintas dari kejauhan
.
1.1 Memasuki Evergreen

Setelah 1 jam perjalanan melewati Evergreen sampailah kita ke padang savana Bekol. Padang savana terbuka yang sangat luas dengan pemandangan rumput gersang, jauh dari kata hijau. Di sini sesekali akan melintas burung seperti burung berwarna biru dan burung elang. Di Bekol kita bisa menginap karena di sediakan cotage atau wisma untuk menginap, di sini juga terdapat sumber informasi, juga terdapat gardu pandang untuk melihat satwa liar.

1.2 Sampai di Savana Bekol

1.3  Foto bersama kakak tercinta di savana bekol

1.4 Gapura Selamat datang Bekol


1.5 Gazebo sebelum menuju gardu pandang


1.6 Di atas Gardu Pandang


1.7 Gardu Pandang

Setelah dari gardu pandang kita lanjutkan perjalanan ke pantai bama atau Bama Beach, di pantai Bama kita tidak hanya memandang keindahan pantai di Baluran ini. Di pantai Bama kita bisa snockling dengan tarif murah tapi pemandangan pantai yang cukup bagus. Untuk melakukan Snockling kita harus menyewa kapal untuk menuju spot snokling, disini juga di sediakan peralatan snockling dengan biaya murah dari Rp 10.000 – Rp 30.000,- saja untuk sewa peraltan. Sebelum ke Bama Beach saya ingin liat kumpulan kancil dan kijang lebih dekat, karena melihat satwa dari gardu pandang saja kurang greget buat saya. Akhirnya kita melihat sekumpulan kancil dan kidang di savana bekol.

1.8 Foto di depan sisa kerangka banteng



1.9 Foto Bersama

2.0 Foto di dekat sekumpulan kancil dan kijang

Perjalanan menuju Bama Beach membutuhkan waktu 1 jam dari Bekol, tapi perjalanan tidak akan tersa lama karena kanan kiri kita di suguhi pemandangan yang indah. Di Bama Beach terdapat toilet, Masjid, Kantin dan Cotage atau wisma untuk menginap. Katanya SunRise dari BamaBeach ini keren, sayangnya saya tidak ada waktu untuk menunggu sang SunRise kali ini. Banyak sekali kawanan monyet di kawasan ini, jika disini berhati-hati dengan barang bawal’an anda juga makanan yang anda bawa karena monyet disini agak jail.


2.1  Mbak Idel lagi asyik mainan ayunan :D

Sayang sekali saya tidak bisa menabadikan keindahan pantai Bama karena memori kamera saya sudah penuh dengan foto” di Kawah Ijen dan foto” tadi. Padahal pemandangan di pantai sangatlah bagus. Kita juga menyusuri pantai Bama sampai ke ujung”nya. Puas memandangi indah satwa liar dan alam Baluran, saatnya kita mengisi perut dan kembali ke kota Banyuwangi utntuk persiapan pulang besok. Sebenarnya dari Baluran kita masih keliling kota Banyuwangi, memandangi pelabuhan Ketapang, melihat watu dodol dan patung Gandrung yang merupakan icon Banyuwangi. Next cerita ya sekian.

GOA RONG VIEW



GOA RONG VIEW


1.1 Pemandangan utama Goa Rong view

Goa Rong View adalah salah satu destinasi wisata yang lagi nge hits akhir-akhir ini. Padahal wisata ini sudah di buka dan diresmikan sudah lama, mungkin saya saja yang baru tau hehe. Goa Rong View ini adalah tempat untuk melihat view pemandangan terbit dan tenggelamnya matahari, karena di tempat ini merupakan sudut pandang terbaik untuk melihatnya. Tidak hanya melihat proses terbit dan tenggelamnya matahari, di tempat ini kita bisa melihat indahnya pemandangan rawa pening dengan background gunung telomoyo.
Lokasi wisata ini cukup deket dengan kota Semarang tempat tinggal saya, kalau dari Semarang – arah Ungaran – Kopi Banaran – Jembatan sungai tuntang arah Sala Tiga – setelah jembatan ada pos polisi di kiri jalan (kalau lurus terus belok kanan adalah kampung rawa) – belok kiri (pas belakang pos polisi) – lurus saja terus sampai menemukan lapangan besar di kanan jalan (nah di situ belok kanan) – dari lapangan itu sudah terdapat banyak plang petunjuk ke Goa Rong View.


1.2 Gerbang Masuk Goa Rong


1.3 Pemandangan saat mau memasuki kawasan view goa rong


1.4 Pos Retribusi

                        Tiket masuk wisata cukup terjangkau, untuk hari biasa cukup membayar Rp.4.000,-/orang dan di hari minggu Rp.5.000,00-/orang di tambah biaya parkir motor Rp.2.000,-/sepeda motor. Tempat ini bisa di lalui dengan kendara’an roda dua maupun dengan mobil.


1.5 Foto di depan Goa
1.6 Di dalam Goa

1.7 Pemandangan utama view GoaRong

            Saat memasuki kawasan ini kita akan disuguhi dengan pemandangan hijau yang asri yang menyejukan. Benar-benar wisata yang syahdu, tempat wisata yang memang di peruntukan untuk melihat pemandangan. Namun tidak hanya melihat view pemandangan di puncaknya saja, setelah sampai di puncak dan parkir di tempat yang aman, kita bisa melepas lelah di beberapa gazibu yang sudah di sediakan, duduk santai berdua di kursi berpasangan atau bermain di wahana yang sudah disediakan. Di Gazibu utamanya, kamu bisa memandang dengan jelas bentangan rawa pening yang dikelilingi Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, Gunung Ungaran dan bukit bukit lainnya. Saya rasa di tempat ini kamu akan betah berlama-lama sambil berfoto dengan latar belakang rawa pening. Tidak hanya itu karena namanya Goa Rong pastilah di tempat ini juga ada wisata goanya. Goanya berada di tengah perbukitan, bisa kamu capai dengan melewati beberapa jalur. Salah satunya dari jalan buatan di sebelah utara bangunan gazibu utama. Berhati-hatilah, karena jalannya menurun curam, licin, berkelok dan lebarnya hanya 1 meter. Jika ingin yang lebih aman, bisa melalui jalan aspal di tengah perjalanan setelah pos penjagaan.


Senin, 11 Mei 2015

TAMAN WISATA PURI MAEROKOCO MINIATUR JAWA TENGAH


TAMAN WISATA PURI MAEROKOCO
MINIATUR JAWA TENGAH


1.1 Anjungan Kabupaten Blora

Taman Wisata Puri Maerokoco merupakan salah satu wisata di kota Semarang. Sebagai Taman Mininya Jawa Tengah atau sering di sebut miniatur Jawa Tengah, disebut miniatur nya Jawa Tengah karena di Taman Wisata Puri Maerokoco terdapat rumah-rumah atau simbol dari setiap kota yang ada di Jawa Tengah. Jadi kalau mau tau lebih banyak tentang Jawa Tengah Puri Maerokoco ini adalah destinasi wisata yang tepat untuk mengenal lebih jauh kota-kota yang berada di Jawa Tengah beserta budaya dan ciri khas dari semua kota yang ada di Jawa Tengah. Di Puri Maerokoco terdapat rangkuman Rumah Adat atau anjungan dari 35 Kabupaten dan kota madya yang ada di Semarang. Didalam rumah-rumah adat tersebut sudah dilengkapi dengan hasil-hasil industri serta kerajinan-kerajinan yang di produksi oleh masing-masing daerah.

Letak Puri Maerokoco tidak jauh dan hanya 5 Km dari Tugu Muda Semarang tepatnya di jalan Yos Sudarso Semarang. Tepat di samping PRPP, Puri Maerokoco merupakan salah satu bagian dari Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan Jawa Tengah atau yang sering di kenal dengan PRPP. Puri Maerokoco mulai dibuka untuk umum dari jam 08.00 sampai 18.00. Dan untuk menuju ke lokasi dapat dijangkau dengan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi.

Karena saya sendiri berasal dari Semarang, tak lengkap rasanya kalau saya belom berwisata di kota sendiri, sebelumnya sih pada saat saya masih duduk di bangku sekolah dasar sudah pernah mengunjungi tempat ini. Karena sudah lama saya ingin mengingat kembali pesona dari miniatur mini Jawa Tengah. Hari itu tepat tanggal 11 Februari 2015 pada hari rabu saya dengan teman saya mengunjungi Taman Wisata Puri Maerokoco, sebelumnya sih tidak ada rencana mau ke tempat ini. Namun karen pas hari rabu kuliah saya libur, saya pun berinisiatif menghabiskan hari libur dengan mengajak teman saya untuk menemani saya mengelilingi miniatur Jawa Tengah ini.

Tikiet masuk Taman Wisata Puri Merokoco sebesar Rp. 7.000,00/orang. Di tempat Wisata Puri Merokoco ini tidak ada lahan parkir khusus nya untuk menitipkan kendara’an pribadi. Kita punya 2 pilihan untuk mengelilingi miniatur mini Jawa Tengah ini, dengan menggunakan kendara’an pribadi atau jalan kaki. Saya memilih untuk jalan kaki agar lebih bisa menikmati suasana dari satu rumah adat ke rumah adat lainnya. Begitu masuk motor saya parkirkan di dekat Anjungan Kabupaten Wonosobo, saya kunci agar lebih aman dan tidak was-was saat kita berkeliling karena tidak ada penjaga atau parkir khusus di tempat ini. 

 
Begitu lewat di depan kita sudah disuguhi picture anak rambut gimbal yang menjadi icon Wonosobo. 


1.3 Miniatur Masjid Menara Kudus


1.4 Anjungan Kabupaten Jepara

1.5 Anjungan Kabupaten Grobokan


1.6 Miniatur Wisata Bledug Kuwu


1.7   Anjungan Kabupaten Pati

Sebenarnya masih banyak foto menarik yang bisa teman-teman lihat di tempat ini, tempat ini juga cocok untuk hunting foto buat yang suka fotografi. Seperti yang sudah saya ulas di atas bahwa di taman Wisata Puri Maerokoco ini terdapat rangkuman Rumah Adat atau anjungan dari 35 Kabupaten dan kota madya yang ada di Semarang. Didalam rumah-rumah adat tersebut sudah dilengkapi dengan hasil-hasil industri serta kerajinan-kerajinan yang di produksi oleh masing-masing daerah. Seperti :
Anjungan Kabupaten Banjarnegara
  • Anjungan Kabupaten Banyumas
  • Anjungan Kabupaten Batang
  • Anjungan Kabupaten Blora
  • Anjungan Kabupaten Boyolali
  • Anjungan Kabupaten Brebes
  • Anjungan Kabupaten Cilacap
  • Anjungan Kabupaten Demak
  • Anjungan Kabupaten Grobogan
  • Anjungan Kabupaten Jepara
  • Anjungan Kabupaten Karanganyar
  • Anjungan Kabupaten Kebumen
  • Anjungan Kabupaten Kendal
  • Anjungan Kabupaten Klaten
  • Anjungan Kabupaten Kudus
  • Anjungan Kabupaten Magelang
  • Anjungan Kabupaten Pati
  • Anjungan Kabupaten Pekalongan
  • Anjungan Kabupaten Pemalang
  • Anjungan Kabupaten Purbalingga
  • Anjungan Kabupaten Purworejo
  • Anjungan Kabupaten Rembang
  • Anjungan Kabupaten Semarang
  • Anjungan Kabupaten Sragen
  • Anjungan Kabupaten Sukoharjo
  • Anjungan Kabupaten Tegal
  • Anjungan Kabupaten Temanggung
  • Anjungan Kabupaten Wonogiri
  • Anjungan Kabupaten Wonosobo
  • Anjungan Kota Magelang
  • Anjungan Kota Pekalongan
  • Anjungan Kota Salatiga
  • Anjungan Kota Semarang
  • Anjungan Kota Surakarta
  • Anjungan Kota Tegal

Selain miniatur rumah adat se-Jawa Tengah Puri Maerokoco Semarang juga terdapat beberapa sarana rekreasi, yaitu:
  • Becak Air
  • Bomcar
  • Bianglala
  • Marry Go Around (Komidi Putar)
  • Kid's Park (Ayunan, Perosotan, dll)
  • Istana Anak-anak Indonesia
  • Kereta gantung
  • Desa Wisata
  • Kolam Renang dan Waterboom
  • Pasar Apung
  • Museum Iptek
  • Outbond (Flying Fox, Perang Paintball, dll)
  • Gedung Opera
Selain menampilkan rumah– rumah adat, objek wisata ini dilengkapi dengan fasilitas rekreasi air seperti, sepeda air, perahu, juga kereta bagi pengunjung.
Sekian perjalanan saya di Taman Wisata Puri Maerokoco, segera berkunjung dan nikmati sensasi berkeliling kota di Jawa Tengah dengan waktu yang singkat.